Selasa, 30 April 2024

 

ANALISIS SEMIOTIKA ALBUM SELF TITLED

 “ WHITE SHOES AND THE COUPLES COMPANY “

( di ajukan sebagai memenuhi tugas mata kuliah kajian seni rupa dan desain )

Di susun oleh :

Mega Zulfia ( 202246500268 )

R4D


ABSTRAK

Pada analisis kali ini saya membahas tentang simeotika tentang album self titled white shoes and couples company terdapat 12 lagu di antaranya "Simple Overture", "Nothing to Fear", "Tentang Cita", "Windu & Defrina", "Runaway Song", "Sunday Memory Lane", "Brother John", "Senandung Maaf", "Senja", "Nothing to Fear (Woodwind Version)", "Topstar" album ini merupakan sebuah album yang sangat langkah dan tidak ada copyan di mana pun, dalam 12 lagu tersebut saya akan membahas lebih mendalam lagi serta mengkaji, 1 lagu saja yaitu berjudul “ windu & defina, menurut saya lagu tersebut menarik serta terdapat kandungan sebuah makna pesan yang tersirat berupa sepasang anak muda yang sedang di mabuk asmara atau lebih tepatnya jatuh cinta tetapi kekasihsang perempuan tersebut meninggalkannya dengan alasan untuk menggapai cita – cita terbaik untuk masa depan mereka berdua, di dalam MV terdapat dua orang wanita yang berparas anggun nan ayu yaitu bernama sari dan mela serta dua orang pria tampan bernama rio dan ricky, tetapi titik terfokus yang saya ambil yaitu pemeran utama dalam sebuah video tersebut sari dan rio, kisah cinta mereka yang teramat layak untuk di bahas karena tak hanya berperan di dalam video saja ternyata mereka pun pernah menjalin sebuah kisah percintaan asmara dalam dunia nyata tetapi sayangnya kisah cinta mereka masa remaja saja sampai saat ini mereka masih berteman dan bekerja seperti semestinya.



 Pendahuluan :


Berbagai masalah sosial di dalam sebuah kehidupan merupakan ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan serta kesenjangan antara situasi yang ada dengan yang seharusnya dalam masyarakat. contoh masalah sosial, dalam keluarga, karir, impian, percintaan, dan kesejangan social yang harus di terima walau adannya rasa perih tetapi kita sebagai seseorang yang sedang mengalami sebuah masalah Apa itu menurut master dkk (1992) mendefinisikan cinta sebagai tugas yang sulit di samping mencintai pasangannya yaitu baik lelaki maupun wanita. manusia dapat mencintai anak maupun orang tua, saudara, hewan kesayangan, negara atau tuhan sama seperti mereka mencintai makanan kesukaan, pelangi dan olahraga favoritnya, cinta? – cinta sangat identik dengan perasaan kasih sayang, suka, dan sebagainya. Semua orang pastinya juga pernah merasakan cinta, mulai dari bayi, remaja, dan juga dewasa. cinta tentunya ada pada masing-masing individu, namun cara mengungkapkan sebuah cinta juga akan berbeda-beda. cinta tidak hanya membahas persoalan pasangan, namun di dalam sahabat dan keluarga juga terdapat cinta.percintaan, seperti yang menggambarkan sebuah lagu, windu defrina dari grup band white shoes and the couples company beranggotakan 6 orang sari, saleh, rio, ricky, mela, dan john terdapat sebuah makna yang sersirat sebuah lagu yang menurut saya unik untuk membahasnya karena pada setiap bait lirik lagu yang berbunyi “ windu defrina sepasang anak muda mereka tenggelam di dalam ombak asmara memadu kasih Mereka di pantai cinta merajut hati berdua di oktaria pejamkan mata lihat dia disana buanglah duka demi cita – cita “, yang jika dapat di artikan memiliki sebuah kisah kasih yang terjalin pada masa remaja oleh anak muda yang saling mencintai satu sama lain dan kini harus terpisah karena ada salah satu pihak dengan merasa berat hati, harus pergi sebentar entah sampai kapan mereka terpisah demi mewujudkan sebuah impian yang lebih cermerlang, untuk masa depan mereka berdua, lalu sang kekasih pun merasa sedih atas keputusan yang telah di tetapkan oleh rio, selang beberapa tahun kemudian mereka pun masih tetap seperti keluarga, rekan. dan sahabat, sampai kapan pun karya dari sebuah lagu windu defrina tetaplah akan di kenang sampai kapan pun oleh pendegarnya.

 

Analisis makna setiap bait :

Kepingan – kepingan pada setiap lirik lagu yang akan dijadikan sebagai sebuah kajian serta penelitian yang saya beda adalah lirik dari lagu “ WINDU DEFRINA “ yang terdapat dalam album self titled white shoes and the couples company, karena menurut saya lirik dari sebuah lagu tersebut jika saya analisis dengan menggunakan teori semiotika dari menurut salah satu di dunia yang merupakan ahli menganalisis semiotika teori ini adalah “ilmu yang digunakan untuk mengetahui makna dari sebuah tanda, dan untuk mengartikan sebuah tanda yang memiliki pesan tertentu bagi orang banyak” ujar Roland Barthes. yang terdiri atas makna denotasi, konotasi dan mitos. Hasil temuan dari keseluruhan makna dan pesan-pesan komunikasi sosial dalam lirik lagu “ WINDU DEFRINA “  dapat disampaikan dalam tabel berikut :

 

 

             Lirik

Denotasi

Konotasi

Mitos

 

Sepasang anak muda mereka tenggelam di dalam ombak asmara.

 

 

Pada bait pertama menjelaskan makna sebuah kaula muda yang sedang mabuk asmara tetapi salah satu dari mereka harus berpisah.

 

 

Dari sang pencipta lagu menojolkan bahwa seorang anak muda jika sedang jatuh cinta janganlah berlebihan karena tidak baik dan harus siap terima jika tidak berujung manis.

 

 

Terdapat mitos yang mengatakan jika seseorang yang sudah meninggalkan entah tanpa sebab dan akibat, tidak akan berujung Kembali tetapi nyatanya tak semua orang seperti itu mereka pasti akan mengingat siapa yang dahulu pernah menemani mereka di waktu terpuruk.

 

 

Memadu kasih mereka di pantai cinta merajut hati berdua di oktaria.

 

 

Makna pada bait kedua ini menyebutkan bahwa mereka sudah mencintai terlebih teramat dalam sehingga ketika, salah satu pihak mereka pergi merasa kehilangan teramat dalam.

 

 

Meyakini kepada penikmat seta pendengar lagu untuk mencerna sebuah kepingan – kepingan yang di tuliskan pada lirik lagu ini.

 

Masih ada yang belum menikmati secara mendalam terkait lirik lagu tersebut, nyatanya kebanyakan orang meniikmatinya dan menghayati setiap lirik lagu windu defrina ini.

 

Pejamkan mata lihat dia disana buanglah duka demi cipta cinta.

 

 

Tokoh pemeran di sana yang Bernama sari berusaha agar selalu tegar menghadapi kenyataan yang teramat pait sekali, bahwa harus berpisah dan di tinggalkan oleh sang kekasih hati.

 

 

Sebuah keinginan dari sari yang ingin tidak terlihat sedih dan harus siap menerima kenyataan paitnya, di tinggal seorang kekasih pujaan hatinya.

 

Sari masih berharap bahwa mereka berdua berpisah tak akan lama dan akan tetap terus Bersama – selamanya.

 

Windu windu defri ….

windu defri naaa ….

 

 

Dalam kepingan tersebut menjelaskan bawha maksud dari kata windu dan defrina itu adalah kisah dari sari dan rio.

 

 

Kini judul lagu tersebut abadi

 

Orang yang tidak tahu makna lebih dalam mengenai lagu ini beranggapan. Bahwasannya ini lagu tidak ada sejarahnya, faktanya memiliki sejarah dari al kisah nyata.

 

 


 Kesimpulan :

Hasil kesimpulan dari sebuah analisis penelitian ini bahwa makna lirik lagu "WINDU & DEFRINA" yang mengusung teori serta modelan semiotika yang bersumber dari Roland Barthes. sebuah  penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan tanda dan penanda serta makna dari lirik lagu tersebut, bahwasannya menarik untuk di kulik dengan klasifikasi pemikiran dari Barthes mengenai dua tatanan signifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu " Windu Defrina" mengungkapkan kebenaran kisah percintaan dari dunia nyata seorang kaula muda

 



Link lagu : https://youtu.be/hXhiCQcvBYs?si=sO-bHqfMB7xPNcaQ

Daftar Pustaka :

 https://www.gramedia.com/best-seller/apa-itu-cinta/

 https://repository.uin-suska.ac.id/6989/3/BAB%20II.pdf


Senin, 18 Maret 2024

Kajian Teori Emotional Desain

 

LITERATURE RIVEW

KAJIAN TEORI EMOTIONAL DESIGN

( di ajukan sebagai memenuhi tugas mata kuliah kajian seni rupa dan desain )

Di susun oleh :

Mega Zulfia ( 202246500268 )

R4D

 

Kemajuan teknologi yang ada saat ini membuat produk menjadi lebih murah dan massal, dengan keberagaman variasi yang hampir serupa. Hal inilah yang membuat orang akhirnya bosan terhadap produk yang itu-itu saja dan akhirnya, konsumen mengalami perubahan sikap dan persepsi pada produk, yaitu mereka mencari produk yang memiliki nilai emosi yang mengena kepada mereka. Pendekatan emotional design adalah desain dengan memperhatikan respon emosional konsumen pada perancangan produk, faktor emosi dijadikan nilai tambah yang menjadi pembeda antara produk-produk yang memiliki fungsi yang sama. Paper ini mencoba memamparkan perkembangan teori emotional design mulai dari sejarah, teori – teori dari beberapa pakar emotional design, alat dan metode penelitiannya. Kesimpulan yang didapat dari studi ini adalah bahwa faktor estetika dan faktor orang sangat berpengaruh dalam menghasilkan desain yang dapat berbicara secara emosional kepada penggunanya. Emosi   menjadi   faktor   penting   yang harus diperhatikan oleh pemasar. Hal tersebut tidak  lain  karena  proses  pengambilan  kepu-tusan  konsumen  tidak  terlepas  dari  kondisi emosionalnya   (Gobe,   2005).   Emosi   sendiri oleh   Gobe   (2005)   di definisikan.


Hubungan emosi dengan desain :

Bagaimana perlilaku (behavior) manusia Seringkali seseorang dapat membuat keputusan secara irasional karena berdasar pada apa yang dirasakan lalu membenarkannya secara rasional (Damasio, 1994). Semakin tinggi dan intens pengalaman emosi yang dirasakan, makin rendah pula kemampuan seseorang untuk menimbang secara sadar pro dan kontra sebuah situasi. Selain itu pula, hasil penelitian pasar (market research) juga menunjukkan sangat sedikitnya konsumen yang membuat keputusan murni berdasarkan fungsi dari suatu produk (Roberts, 2004). Mayoritas konsumen, memutuskan menggunakan pikiran dan emosi mereka. Para peneliti mengambil kesimpulan bahwa seseorang “merasakan” sebelum “mengerti”, hal ini berarti masyarakat pada umumnya akan memiliki faktor emosional terlebih dalulu dari pada faktor kognitif. faktor emosi dan kemampuan afektif seseorang lainnya, seperti mood, perasaan, dan kepribadian berpengaruh pada setiap aspek interaksi menusia dalam hidupnya, hal ini juga berpengaruh dalam interaksinya dengan brand, produk, dan website (Forlizzi & Battarbee, 2004). Menurut Cagan dan Boatwright (2010), pembeli membeli produk dikarenakan dua alasan yakni, fungsi produk (product function), dan alasan impresi emosi dari produk tersebut (product emotion). Alessi (2001) mengatakan bahwa saat ini makin banyak orang membeli barang untuk pemuasan intelektual dan spiritual. Orang tidak membeli teko, coffee maker, maupun pemeras lemon dari Alessi - sebuah perusahaan dari Italia yang menjual peralatan rumah tangga, karena mereka membutuhkannya untuk memeras lemon, membuat kopi, ataupun merebus air saja, namun karena alasan emosional, yakni pemuasan intelektual dan spiritual tersebut.

Pengaruh visualisasi desain kemasan terhadap respon emosional :

Berdasarkan   hasil   uji   hipotesis   dengan AMOS  22  diperoleh  nilai  koefisiensi  regresi visual    desain    kemasan    terhadap    respon emosional  sebesar  0,194  dengan  C.R.  sebesar 0,940 < 2,0. Hal ini menunjukkan bahwa visual desain  kemasan  berpengaruh  positif  terhadap respon   emosional namun   tidak   signifikan. Pengaruh positif menunjukkan bahwa naiknya  persepsi  responden  atas  peringatan visual  yang  ada  dalam  desain  kemasan  rokok Sampoerna   A   Mild   maka   akan   meningkat pula    respon    emosional    konsumen    yang melihat   desain   tersebut.   Hal   tersebut   juga berarti bahwa respon emosional dan perasaan responden terpengaruh oleh peringatan visual tersebut, desain sebuah produk merupakan ekspresi   yang   paling   ampuh   dari   sebuah merek   yang   pada   akhirnya   membuktikan bahwa  desain  berperan  dalam  menciptakan emosi  dan  pengalaman  indrawi  (Gobe,2006). Hasil    distribusi    jawaban    responden    atas pernyataan  visual  desain  kemasan,  jawaban terbanyak  adalah  setuju  sebesar  51,82%  dan jawaban  terbanyak  responden  atas  variabel emosional    adalah    tidak    setuju    sebanyak 52,71%.   Hal   tersebut   menunjukkan   bahwa visual  desain  kemasan  rokok  Sampoerna  A Mild    dipersepsikan    baik    oleh    responden sedangkan  responden  memiliki  persepsi  yang buruk  atas  emosional  yang  ditimbulkan  dari efek   visual   tersebut,   yang   berarti   baiknya penggunaan     peringatan     bahya     merokok secara  visual    yang  terpasang  dalam  desain kemasan rokok Sampoerna A Mild mempengaruhi  dan  menciptakan  emosional yang    buruk    bagi    responden.    Hasil    uji hipotesis juga menunjukkan bahwa pengaruh visual    desain    kemasan    terhadap    respon emosional    tidak    signifikan    yang    berarti kesimpulan  pada  sampel  tidak  berlaku  pada populasi  atau  tidak  dapat  digeneralisasikan. hasil ini tidak mendukung peneltian terdahulu  yang  dilakukan  oleh Demirbilek  &Sener  (2003)  dan sauer  &  Sonderegger  (2008) yang   menyimpulkan   bahwa   visual   desain kemasan berpengaruh terhadap emosi.

Pendekatan tipe keuntungan (benefits)

Menurut Jordan (2000) terdapat tipe keuntungan atau kesenangan yang berbeda, yang dapat disediakan untuk menyenangkan user, yakni:

a. Keuntungan hedonis (hedonic benefits)

Keuntungan hedonis adalah keuntungan yang berasal dari kesenangan akan estetik dan sensori seseorang yang didapat dari interaksi dengan suatu produk. Hal ini berkaitan dengan penghargaan seseorang terhadap suatu produk yang berdasarkan pertimbangan estetik. Sebagai contoh, kursi yang dirancang dengan baik, tidak hanya nyaman, namun juga dapat dilihat sebagai suatu bentuk seni yang dapat diapresiasi.

b. Keuntungan praktis (practical benefits)

Keuntungan praktis adalah keuntungan atau kesenangan yang didapat dari pemakaian produk tersebut. Seperti mesin cuci, maka keuntungan praktis yang didapat adalah pakaian bersih. Sedangkan lampu, maka keuntungan praktis yang didapat adalah penerangan. Keuntungan praktis ini sifatnya masih kepada fungsional produk tersebut.

c. Keuntungan emosional (emotional benefits)

Keuntungan emosional adalah keuntungan atau kesenangan yang ada karena adanya hubungan seseorang dengan suatu produk. Seperti misalnya, dengan memiliki suatu barang, hal ini memberi konsumen rasa bangga atau statusnya telah naik. Contoh lain ialah, dengan memakai baju yang stylish maka kepercayaan diri seseorang akan meningkat.

 

 

KESIMPULAN :

Bedasarkan pada beberapa jurnal yang membahas tentang kajian teori emotional desain  ini bahwasannya teknologi desain pada era sekarang yang sangatlah melesat merupakan sebuah kemajuan teknologi yang dapat memberikan sebuah dorongan kreatif bagi kesenian dijama modern ini. Dari kajian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor emosi makin lama menjadi faktor penting untuk diperhitungkan dalam desain. Beberapa model teori emosi dan desain dipaparkan diatas dharapkan dapat membantu bagaimana memasukkan unsur emosi dalam perancangan produk, agar akhirnya dapat menghasilkan produk yang berbicara secara emosi kepada pengguna. Kesimpulan kajian ini dirangkum dalam diagram dibawah ini. Dua faktor besar dalam emotional design adalah faktor estetika yang dibentuk dari elemen dan prinsip desain, yang kedua adalah factor orang yang dibentuk dari karakter, preferensi, sosial budaya dan usia orang tersebut. Faktor estetika dicerna secara indrawi melalui kombinasi stimulasi elemen desain yang akhirnya menghasilkan pengalaman estetis lanjut ke kontemplasi makna dan akhirnya menghasilkan rasa emosi.

 

DAFTAR PUSTAKA :

http://repository.radenintan.ac.id/4176/10/9.10.%20BAB%20III%20Disertasi%20Dr.%20Rofiq%20f.%20Akbar.pdf

https://www.neliti.com/publications/55004/pengaruh-penggunaan-peringatan-visual-dalam-desain-kemasan-terhadap-keputusan-pe

file:///C:/Users/user/Downloads/dimensi,+Journal+manager,+121146+Kajian+Teori+Emational+(Devany+G)%20(1).pdf

 

 

Rabu, 06 Maret 2024

๐“ฃ๐“ฎ๐“ท๐“ฝ๐“ช๐“ท๐“ฐ ๐“ข๐“ช๐”‚๐“ช ๐“œ๐“ฎ๐“ฐ๐“ช ๐“ฉ๐“พ๐“ต๐“ฏ๐“ฒ๐“ช เฌช(เน‘•แด—•เน‘)เฌ“ ♡

Hallo semuanya selamat datang di blogger aku !!! 






Baiklah kata pepatah dulu kalau tak kenal maka tak saying hehehe , hallo perkenalkan nama lengkap saya " Mega Zulfia" atau kerap di sapa mega atau cici kenapa kok di panggil cici si? kerena dulu teman – teman sekolahku mengira aku blasteran chinase , saya suka mengekspresikan sesuatu yang menjadi kegemaran lewat tulisan, gambar, diri saya pun dari rambut dan berpakaian saya, selain itu saya juga menyukai apapun yang bernuansa vintage atau retro, serta music yang bergenre jazz, bagi saya musik adalah segalanya 24/7 tanpa musik rasanya sangatlah hampa, lalu saya seorang mahasiswa aktif yang sedang menempuh Pendidikan di universitas “ IINDRA PRASTA PGRI ( UNINDRA ) jurusan desain komunikasi visual S1 Semester 4 baru saja memasuki tahun kedua.

Saya ingin bercerita mengenai latar belakang Pendidikan sebelumnya nih kepada kalian, baik langsung saja saya merupakan lulusan dari sekolah menengah kejuruan “ SMKN 46 JAKARTA TIMUR ” lulusan tahun 2021 silam, setelah lulus sekolah saya pernah mengikuti SMBPTN namun tidak lolos lalu memutuskan mencari kerja sambil mengumpulkan dana untuk berkuliah. Bekerja selama 1 tahun pada tahun 2022 saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan karena saya ingin berkuliah.

Pada awal perkuliaahan saya sudah memilih jurusan “ DESAIN KOMUNIKASI VISUAL “ dengan modal basic yang saya miliki, karena saya tertarik kepada jurusan tersebut, pure dari diri sendiri dan tidak ada paksaan dari pihak keluarga, saya seorang yang menyukai seni serta desain sehingga masih terus menerus ingin mengexplorer ilmu di perkuliahan ini, awalnya masuk perkuliahaan saya masih sedikit kebingungan karena mungkin awalan dan belum terbiasa dengan rangkaian serta system perkuliahaan di unindra ini.

Seiring berjalannya perkuliahan saya sudah mulai paham bahwa jurusan desain komunikasi visual ini tidak hanya mempelajari gambar saja tetapi juga mempelajari segala macam mulai dari fotografi, filsafat, typograpy, periklanan, nirmana, dan materi – materi pembelajaran lainnya, saya berharap saya bisa lulus tepat waktu dan bisa menyerap ilmu yang di sajikan oleh para ibu dan bapak dosen serta bisa menerapkan ilmu yang di berikan pada dunia pekerjaan nantinya, selain saya belajar menambah ilmu di unindra saya gemar membuat karya untuk portofolio yang di gunakan bekerja nantinya, waktu yang saya manfaatkan untuk membuat sebuah portofolio yaitu pada saat libur semester digunakan meggali lebih dalam lagi tentang dunia “ PERDEKAVEAN “.

Agar basic serta skill makin terlatih dan siap pada saat bekerja nanti, art style pada rancangan yang saya buat ini mengusung tema colourfull di padukan dengan bernuansa retro / vintage kegemaran saya kenapa saya menerapkan pada art style saya yang terinsprasi dari sebuah musisi yang berasal dari Jakarta yaitu Aprilia apsari, dengan sapaan akrab mba sari beliau merupakan seorang musisi dengan grup band bernama white shoes and the couples company sekaligus desainer lulusan dari “ UNIVERSITAS INSTITUT KESENIAN JAKARTA “ beliau merupakan seorang yang sangat berprestasi karya – karya beliau selalu menjadi sorotan dan banyak sekali yang ingin berkolaborasi kepada beliau, salah  satunya altogetha skates yang bekerja sama dengan beliau karya tak hanya itu beliau juga berjualan merchandising saya berharap suatu saat  bisa seperti beliau.

MAKNA SAMPUL ALBUM “MISTERIA” GRUP MUSIK GOODNIGHT ELECTRIC DENGAN MENGGUNAKAN SEBUAH ( ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES )

  ( di ajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah kajian seni rupa dan desain ) Di susun oleh : Mega Zulfia ( 202246500268 ) – R4D Dosen ...