Selasa, 28 Mei 2024
Mengkulik lebih dalam lagi tentang sebuah poster album WSATCC dmeteologi teoritik ari album self titled dengan menggunakan suatu konsep yang unik serta mempunyai gaya ciri khas tersendiri dari band ini.
Selasa, 30 April 2024
ANALISIS SEMIOTIKA ALBUM SELF
TITLED
“ WHITE SHOES AND THE COUPLES COMPANY “
( di ajukan sebagai memenuhi tugas
mata kuliah kajian seni rupa dan desain )
Di susun oleh :
Mega Zulfia ( 202246500268 )
R4D
ABSTRAK
Pada
analisis kali ini saya membahas tentang simeotika tentang album self titled white
shoes and couples company terdapat 12 lagu di antaranya "Simple
Overture", "Nothing to Fear", "Tentang Cita", "Windu
& Defrina", "Runaway Song", "Sunday Memory Lane", "Brother
John", "Senandung Maaf", "Senja", "Nothing to
Fear (Woodwind Version)", "Topstar" album ini merupakan sebuah
album yang sangat langkah dan tidak ada copyan di mana pun, dalam 12 lagu
tersebut saya akan membahas lebih mendalam lagi serta mengkaji, 1 lagu saja
yaitu berjudul “ windu & defina, menurut saya lagu tersebut menarik serta
terdapat kandungan sebuah makna pesan yang tersirat berupa sepasang anak muda
yang sedang di mabuk asmara atau lebih tepatnya jatuh cinta tetapi kekasihsang
perempuan tersebut meninggalkannya dengan alasan untuk menggapai cita – cita terbaik
untuk masa depan mereka berdua, di dalam MV terdapat dua orang wanita yang berparas
anggun nan ayu yaitu bernama sari dan mela serta dua orang pria tampan bernama rio
dan ricky, tetapi titik terfokus yang saya ambil yaitu pemeran utama dalam
sebuah video tersebut sari dan rio, kisah cinta mereka yang teramat layak untuk
di bahas karena tak hanya berperan di dalam video saja ternyata mereka pun
pernah menjalin sebuah kisah percintaan asmara dalam dunia nyata tetapi
sayangnya kisah cinta mereka masa remaja saja sampai saat ini mereka masih berteman
dan bekerja seperti semestinya.
Pendahuluan :
Berbagai
masalah sosial di dalam sebuah kehidupan merupakan ketidaksesuaian antara
harapan dan kenyataan serta kesenjangan antara situasi yang ada dengan yang
seharusnya dalam masyarakat. contoh masalah sosial, dalam keluarga, karir,
impian, percintaan, dan kesejangan social yang harus di terima walau adannya
rasa perih tetapi kita sebagai seseorang yang sedang mengalami sebuah masalah Apa
itu menurut master dkk (1992) mendefinisikan cinta sebagai tugas yang sulit di samping
mencintai pasangannya yaitu baik lelaki maupun wanita. manusia dapat mencintai
anak maupun orang tua, saudara, hewan kesayangan, negara atau tuhan sama
seperti mereka mencintai makanan kesukaan, pelangi dan olahraga favoritnya, cinta?
– cinta sangat identik dengan perasaan kasih sayang, suka, dan sebagainya.
Semua orang pastinya juga pernah merasakan cinta, mulai dari bayi, remaja, dan
juga dewasa. cinta tentunya ada pada masing-masing individu, namun cara
mengungkapkan sebuah cinta juga akan berbeda-beda. cinta tidak hanya membahas
persoalan pasangan, namun di dalam sahabat dan keluarga juga terdapat cinta.percintaan,
seperti yang menggambarkan sebuah lagu, windu defrina dari grup band white
shoes and the couples company beranggotakan 6 orang sari, saleh, rio, ricky,
mela, dan john terdapat sebuah makna yang sersirat sebuah lagu yang menurut saya
unik untuk membahasnya karena pada setiap bait lirik lagu yang berbunyi “ windu
defrina sepasang anak muda mereka tenggelam di dalam ombak asmara memadu kasih
Mereka di pantai cinta merajut hati berdua di oktaria pejamkan mata lihat dia
disana buanglah duka demi cita – cita “, yang jika dapat di artikan memiliki sebuah
kisah kasih yang terjalin pada masa remaja oleh anak muda yang saling mencintai
satu sama lain dan kini harus terpisah karena ada salah satu pihak dengan merasa
berat hati, harus pergi sebentar entah sampai kapan mereka terpisah demi mewujudkan
sebuah impian yang lebih cermerlang, untuk masa depan mereka berdua, lalu sang
kekasih pun merasa sedih atas keputusan yang telah di tetapkan oleh rio, selang
beberapa tahun kemudian mereka pun masih tetap seperti keluarga, rekan. dan sahabat,
sampai kapan pun karya dari sebuah lagu windu defrina tetaplah akan di kenang sampai
kapan pun oleh pendegarnya.
Analisis
makna setiap bait :
Kepingan
– kepingan pada setiap lirik lagu yang akan dijadikan sebagai sebuah kajian
serta penelitian yang saya beda adalah lirik dari lagu “ WINDU DEFRINA “
yang terdapat dalam album self titled white shoes and the couples company,
karena menurut saya lirik dari sebuah lagu tersebut jika saya analisis dengan
menggunakan teori semiotika dari menurut
salah satu di dunia yang merupakan ahli menganalisis semiotika teori ini adalah
“ilmu yang digunakan untuk mengetahui makna dari sebuah tanda, dan untuk
mengartikan sebuah tanda yang memiliki pesan tertentu bagi orang banyak” ujar
Roland Barthes. yang terdiri atas makna denotasi, konotasi dan mitos. Hasil
temuan dari keseluruhan makna dan pesan-pesan komunikasi sosial dalam lirik
lagu “ WINDU DEFRINA “ dapat
disampaikan dalam tabel berikut :
|
Lirik |
Denotasi |
Konotasi |
Mitos |
|
Sepasang anak muda mereka
tenggelam di dalam ombak asmara. |
Pada bait pertama menjelaskan
makna sebuah kaula muda yang sedang mabuk asmara tetapi salah satu dari
mereka harus berpisah. |
Dari sang pencipta
lagu menojolkan bahwa seorang anak muda jika sedang jatuh cinta janganlah berlebihan
karena tidak baik dan harus siap terima jika tidak berujung manis. |
Terdapat mitos yang
mengatakan jika seseorang yang sudah meninggalkan entah tanpa sebab dan
akibat, tidak akan berujung Kembali tetapi nyatanya tak semua orang seperti
itu mereka pasti akan mengingat siapa yang dahulu pernah menemani mereka di
waktu terpuruk. |
|
Memadu kasih mereka
di pantai cinta merajut hati berdua di oktaria.
|
Makna pada bait kedua
ini menyebutkan bahwa mereka sudah mencintai terlebih teramat dalam sehingga ketika,
salah satu pihak mereka pergi merasa kehilangan teramat dalam.
|
Meyakini kepada
penikmat seta pendengar lagu untuk mencerna sebuah kepingan – kepingan yang di
tuliskan pada lirik lagu ini. |
Masih ada yang
belum menikmati secara mendalam terkait lirik lagu tersebut, nyatanya
kebanyakan orang meniikmatinya dan menghayati setiap lirik lagu windu defrina
ini. |
|
Pejamkan mata lihat
dia disana buanglah duka demi cipta cinta. |
Tokoh pemeran di
sana yang Bernama sari berusaha agar selalu tegar menghadapi kenyataan yang
teramat pait sekali, bahwa harus berpisah dan di tinggalkan oleh sang kekasih
hati. |
Sebuah keinginan
dari sari yang ingin tidak terlihat sedih dan harus siap menerima kenyataan
paitnya, di tinggal seorang kekasih pujaan hatinya. |
Sari masih berharap
bahwa mereka berdua berpisah tak akan lama dan akan tetap terus Bersama –
selamanya. |
|
Windu windu defri …. windu defri naaa …. |
Dalam kepingan
tersebut menjelaskan bawha maksud dari kata windu dan defrina itu adalah kisah
dari sari dan rio. |
Kini judul lagu
tersebut abadi |
Orang yang tidak
tahu makna lebih dalam mengenai lagu ini beranggapan. Bahwasannya ini lagu
tidak ada sejarahnya, faktanya memiliki sejarah dari al kisah nyata. |
Hasil
kesimpulan dari sebuah analisis penelitian ini bahwa makna lirik lagu "WINDU
& DEFRINA" yang mengusung teori serta modelan semiotika yang bersumber
dari Roland Barthes. sebuah penelitian
ini bertujuan untuk menginterpretasikan tanda dan penanda serta makna dari
lirik lagu tersebut, bahwasannya menarik untuk di kulik dengan klasifikasi
pemikiran dari Barthes mengenai dua tatanan signifikasi. Temuan penelitian
menunjukkan bahwa lirik lagu " Windu Defrina" mengungkapkan kebenaran
kisah percintaan dari dunia nyata seorang kaula muda
Link lagu : https://youtu.be/hXhiCQcvBYs?si=sO-bHqfMB7xPNcaQ
Daftar Pustaka :
https://www.gramedia.com/best-seller/apa-itu-cinta/
https://repository.uin-suska.ac.id/6989/3/BAB%20II.pdf
Senin, 18 Maret 2024
Kajian Teori Emotional Desain
LITERATURE RIVEW
KAJIAN TEORI EMOTIONAL DESIGN
( di ajukan sebagai memenuhi tugas
mata kuliah kajian seni rupa dan desain )
Di susun oleh :
Mega Zulfia ( 202246500268 )
R4D
Kemajuan
teknologi yang ada saat ini membuat produk menjadi lebih murah dan massal,
dengan keberagaman variasi yang hampir serupa. Hal inilah yang membuat orang
akhirnya bosan terhadap produk yang itu-itu saja dan akhirnya, konsumen
mengalami perubahan sikap dan persepsi pada produk, yaitu mereka mencari produk
yang memiliki nilai emosi yang mengena kepada mereka. Pendekatan emotional
design adalah desain dengan memperhatikan respon emosional konsumen pada
perancangan produk, faktor emosi dijadikan nilai tambah yang menjadi pembeda
antara produk-produk yang memiliki fungsi yang sama. Paper ini mencoba
memamparkan perkembangan teori emotional design mulai dari sejarah, teori –
teori dari beberapa pakar emotional design, alat dan metode penelitiannya.
Kesimpulan yang didapat dari studi ini adalah bahwa faktor estetika dan faktor
orang sangat berpengaruh dalam menghasilkan desain yang dapat berbicara secara
emosional kepada penggunanya. Emosi
menjadi faktor penting
yang harus diperhatikan oleh pemasar. Hal tersebut tidak lain
karena proses pengambilan
kepu-tusan konsumen tidak
terlepas dari kondisi emosionalnya (Gobe,
2005). Emosi sendiri oleh Gobe
(2005) di definisikan.
Hubungan
emosi dengan desain :
Bagaimana
perlilaku (behavior) manusia Seringkali seseorang dapat membuat keputusan
secara irasional karena berdasar pada apa yang dirasakan lalu membenarkannya
secara rasional (Damasio, 1994). Semakin tinggi dan intens pengalaman emosi
yang dirasakan, makin rendah pula kemampuan seseorang untuk menimbang secara
sadar pro dan kontra sebuah situasi. Selain itu pula, hasil penelitian pasar (market
research) juga menunjukkan sangat sedikitnya konsumen yang membuat keputusan
murni berdasarkan fungsi dari suatu produk (Roberts, 2004). Mayoritas konsumen,
memutuskan menggunakan pikiran dan emosi mereka. Para peneliti mengambil
kesimpulan bahwa seseorang “merasakan” sebelum “mengerti”, hal ini berarti
masyarakat pada umumnya akan memiliki faktor emosional terlebih dalulu dari
pada faktor kognitif. faktor emosi dan kemampuan afektif seseorang lainnya,
seperti mood, perasaan, dan kepribadian berpengaruh pada setiap aspek interaksi
menusia dalam hidupnya, hal ini juga berpengaruh dalam interaksinya dengan
brand, produk, dan website (Forlizzi & Battarbee, 2004). Menurut Cagan dan Boatwright
(2010), pembeli membeli produk dikarenakan dua alasan yakni, fungsi produk
(product function), dan alasan impresi emosi dari produk tersebut (product
emotion). Alessi (2001) mengatakan bahwa saat ini makin banyak orang membeli
barang untuk pemuasan intelektual dan spiritual. Orang tidak membeli teko,
coffee maker, maupun pemeras lemon dari Alessi - sebuah perusahaan dari Italia
yang menjual peralatan rumah tangga, karena mereka membutuhkannya untuk memeras
lemon, membuat kopi, ataupun merebus air saja, namun karena alasan emosional,
yakni pemuasan intelektual dan spiritual tersebut.
Pengaruh
visualisasi desain kemasan
terhadap respon emosional :
Berdasarkan hasil
uji hipotesis dengan AMOS
22 diperoleh nilai
koefisiensi regresi visual desain
kemasan terhadap respon emosional sebesar
0,194 dengan C.R.
sebesar 0,940 < 2,0. Hal ini menunjukkan bahwa visual desain kemasan
berpengaruh positif terhadap respon emosional namun tidak
signifikan. Pengaruh positif menunjukkan bahwa naiknya persepsi
responden atas peringatan visual yang
ada dalam desain
kemasan rokok Sampoerna A
Mild maka akan
meningkat pula respon emosional
konsumen yang melihat desain
tersebut. Hal tersebut
juga berarti bahwa respon emosional dan perasaan responden terpengaruh
oleh peringatan visual tersebut, desain sebuah
produk merupakan ekspresi yang paling
ampuh dari sebuah merek yang
pada akhirnya membuktikan bahwa desain
berperan dalam menciptakan emosi dan
pengalaman indrawi (Gobe,2006). Hasil distribusi jawaban
responden atas pernyataan visual
desain kemasan, jawaban terbanyak adalah
setuju sebesar 51,82%
dan jawaban terbanyak responden
atas variabel emosional adalah
tidak setuju sebanyak 52,71%. Hal
tersebut menunjukkan bahwa visual
desain kemasan rokok
Sampoerna A Mild dipersepsikan baik
oleh responden sedangkan responden
memiliki persepsi yang buruk
atas emosional yang
ditimbulkan dari efek visual
tersebut, yang berarti
baiknya penggunaan peringatan bahya
merokok secara visual yang
terpasang dalam desain kemasan rokok Sampoerna A Mild
mempengaruhi dan menciptakan
emosional yang buruk bagi
responden. Hasil uji hipotesis juga menunjukkan bahwa
pengaruh visual desain kemasan
terhadap respon emosional tidak
signifikan yang berarti kesimpulan pada
sampel tidak berlaku
pada populasi atau tidak
dapat digeneralisasikan. hasil
ini tidak mendukung peneltian terdahulu
yang dilakukan oleh Demirbilek &Sener
(2003) dan sauer &
Sonderegger (2008) yang menyimpulkan bahwa
visual desain kemasan
berpengaruh terhadap emosi.
Pendekatan
tipe keuntungan (benefits)
Menurut
Jordan (2000) terdapat tipe keuntungan atau kesenangan yang berbeda, yang dapat
disediakan untuk menyenangkan user, yakni:
a.
Keuntungan hedonis (hedonic benefits)
Keuntungan
hedonis adalah keuntungan yang berasal dari kesenangan akan estetik dan sensori
seseorang yang didapat dari interaksi dengan suatu produk. Hal ini berkaitan
dengan penghargaan seseorang terhadap suatu produk yang berdasarkan
pertimbangan estetik. Sebagai contoh, kursi yang dirancang dengan baik, tidak
hanya nyaman, namun juga dapat dilihat sebagai suatu bentuk seni yang dapat
diapresiasi.
b.
Keuntungan praktis (practical benefits)
Keuntungan
praktis adalah keuntungan atau kesenangan yang didapat dari pemakaian produk
tersebut. Seperti mesin cuci, maka keuntungan praktis yang didapat adalah
pakaian bersih. Sedangkan lampu, maka keuntungan praktis yang didapat adalah
penerangan. Keuntungan praktis ini sifatnya masih kepada fungsional produk
tersebut.
c.
Keuntungan emosional (emotional benefits)
Keuntungan
emosional adalah keuntungan atau kesenangan yang ada karena adanya hubungan
seseorang dengan suatu produk. Seperti misalnya, dengan memiliki suatu barang,
hal ini memberi konsumen rasa bangga atau statusnya telah naik. Contoh lain
ialah, dengan memakai baju yang stylish maka kepercayaan diri seseorang akan
meningkat.
KESIMPULAN
:
Bedasarkan
pada beberapa jurnal yang membahas tentang kajian teori emotional desain ini bahwasannya teknologi desain pada era
sekarang yang sangatlah melesat merupakan sebuah kemajuan teknologi yang dapat
memberikan sebuah dorongan kreatif bagi kesenian dijama modern ini. Dari kajian
ini, dapat disimpulkan bahwa faktor emosi makin lama menjadi faktor penting
untuk diperhitungkan dalam desain. Beberapa model teori emosi dan desain
dipaparkan diatas dharapkan dapat membantu bagaimana memasukkan unsur emosi
dalam perancangan produk, agar akhirnya dapat menghasilkan produk yang
berbicara secara emosi kepada pengguna. Kesimpulan kajian ini dirangkum dalam
diagram dibawah ini. Dua faktor besar dalam emotional design adalah faktor
estetika yang dibentuk dari elemen dan prinsip desain, yang kedua adalah factor
orang yang dibentuk dari karakter, preferensi, sosial budaya dan usia orang tersebut.
Faktor estetika dicerna secara indrawi melalui kombinasi stimulasi elemen
desain yang akhirnya menghasilkan pengalaman estetis lanjut ke kontemplasi
makna dan akhirnya menghasilkan rasa emosi.
DAFTAR
PUSTAKA :
Rabu, 06 Maret 2024
๐ฃ๐ฎ๐ท๐ฝ๐ช๐ท๐ฐ ๐ข๐ช๐๐ช ๐๐ฎ๐ฐ๐ช ๐ฉ๐พ๐ต๐ฏ๐ฒ๐ช เฌช(เน•แด•เน)เฌ ♡
Hallo semuanya selamat datang di blogger aku !!!
Baiklah kata pepatah dulu kalau tak
kenal maka tak saying hehehe , hallo perkenalkan nama lengkap saya " Mega
Zulfia" atau kerap di sapa mega atau cici kenapa kok di panggil cici si? kerena
dulu teman – teman sekolahku mengira aku blasteran chinase ,
saya suka mengekspresikan sesuatu yang menjadi kegemaran lewat tulisan, gambar,
diri saya pun dari rambut dan berpakaian saya, selain itu saya juga menyukai apapun
yang bernuansa vintage atau retro, serta music yang bergenre jazz, bagi saya musik
adalah segalanya 24/7 tanpa musik rasanya sangatlah hampa, lalu saya seorang
mahasiswa aktif yang sedang menempuh Pendidikan di universitas “ IINDRA PRASTA
PGRI ( UNINDRA ) jurusan desain komunikasi visual S1 Semester 4 baru saja
memasuki tahun kedua.
Saya ingin bercerita mengenai latar
belakang Pendidikan sebelumnya nih kepada kalian, baik langsung saja saya
merupakan lulusan dari sekolah menengah kejuruan “ SMKN 46 JAKARTA TIMUR ” lulusan
tahun 2021 silam, setelah lulus sekolah saya pernah mengikuti SMBPTN namun
tidak lolos lalu memutuskan mencari kerja sambil mengumpulkan dana untuk
berkuliah. Bekerja selama 1 tahun pada tahun 2022 saya memutuskan untuk resign
dari pekerjaan karena saya ingin berkuliah.
Pada awal perkuliaahan saya sudah
memilih jurusan “ DESAIN KOMUNIKASI VISUAL “ dengan modal basic yang saya miliki,
karena saya tertarik kepada jurusan tersebut, pure dari diri sendiri dan tidak
ada paksaan dari pihak keluarga, saya seorang yang menyukai seni serta desain
sehingga masih terus menerus ingin mengexplorer ilmu di perkuliahan ini, awalnya
masuk perkuliahaan saya masih sedikit kebingungan karena mungkin awalan dan belum
terbiasa dengan rangkaian serta system perkuliahaan di unindra ini.
Seiring berjalannya perkuliahan
saya sudah mulai paham bahwa jurusan desain komunikasi visual ini tidak hanya mempelajari
gambar saja tetapi juga mempelajari segala macam mulai dari fotografi, filsafat,
typograpy, periklanan, nirmana, dan materi – materi pembelajaran lainnya, saya
berharap saya bisa lulus tepat waktu dan bisa menyerap ilmu yang di sajikan
oleh para ibu dan bapak dosen serta bisa menerapkan ilmu yang di berikan pada
dunia pekerjaan nantinya, selain saya belajar menambah ilmu di unindra saya gemar
membuat karya untuk portofolio yang di gunakan bekerja nantinya, waktu yang
saya manfaatkan untuk membuat sebuah portofolio yaitu pada saat libur semester
digunakan meggali lebih dalam lagi tentang dunia “ PERDEKAVEAN “.
MAKNA SAMPUL ALBUM “MISTERIA” GRUP MUSIK GOODNIGHT ELECTRIC DENGAN MENGGUNAKAN SEBUAH ( ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES )
( di ajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah kajian seni rupa dan desain ) Di susun oleh : Mega Zulfia ( 202246500268 ) – R4D Dosen ...
-
( di ajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah kajian seni rupa dan desain ) Di susun oleh : Mega Zulfia ( 202246500268 ) – R4D Dosen ...
-
Hallo semuanya selamat datang di blogger aku !!! Baiklah kata pepatah dulu kalau tak kenal maka tak saying hehehe , hallo perkenalkan nama ...
-
Pendahuluan : Poster merupakan suatu media publikasi yang di definisikan dengan memadukan gaya visual tulisan, gambar maupun warna ketiganya...
